My 208th..


I got it from wordpress.com after my …th posting. and I think it’s so… me…  :)

“The art of writing is

the art of discovering

what you believe.”


(Gustave Flaubert)

Pembelajaran IPS Terpadu – Proyek Kelas Sosial Mencari Modal Tanpa Modal: “Kecil-kecil (bisa) Presentasi (Bisnis) lho..”


Wah.. kembali rasa bangga hadir menyaksikan siswa-siswa saya tampil.

Beberapa tahun lalu betapa saya kagum melihat siswa SMA* sudah bisa melakukan presentasi menggunakan Power Point dan menyampaikannya dalam bahasa Inggris.

Dan.. ternyata..

siswa saya juga bisa!!!

Yap, siswa-siswa saya ini sekarang masih duduk di kelas VII alias kelas I SMP. Masih imut dan baru beberapa bulan ‘take off’ dari kampung halaman masing-masing untuk belajar bersama di sekolah kami ini.

===

Kali ini, kali kedua saya bekerja sama dengan Ust. Ari Kholis, guru TIK (Teknologi, Informasi dan Komputer) dalam rangka pembuatan proposal usaha (bisnis) -kecil-kecilan- berbasis teknologi dan informasi.

Pembelajaran Open Office Impress** ( = Ms, Power Point di Windows) saya ‘dompleng’ dengan materi proyek kelas sosial “Mencari Modal Tanpa Modal” -yang tahun ini menginjak tahun ke-3 pelaksanaannya. (alhamdulilllah..)
Selama pembelajaran TIK dengan materi tersebut, slide yang dibuat siswa adalah slide yang merupakan PROPOSAL BISNIS perusahaannya masing-masing.

Sebelumnya siswa yang telah dikelompokkan diminta untuk ‘mendirikan’ perusahaan, memutuskan usaha yang akan dilakukan untuk mengumpulkan modal tanpa harus mengeluarkan modal (uang) dan selanjutkan menentukan jenis usaha (produk) apa yang akan mereka buat nantinya.

Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat rancangan slide (isinya disesuaikan dengan komponen sebuah proposal usaha) – hanya saja dibuat lebih sederhana.

===

Hari yang dinanti tiba, Kamis ini bersiaplah kami..

Ustadz Ari sudah siap menilai performa siswa. Satu demi satu kelompok pengusaha -imut kami ini- tampil mempresentasikan rencana bisnisnya.

Mmmm… Ustd. Ari selalu siap dengan pertanyaan dan masukan untuk setiap pengusaha. Dari sisi penguasaan teknis dan pembuatan slide tak lupa menguji kelayakan usaha yang ingin di’goal‘kan setiap tim.

Presentasi Bisnis, “Ini kelompok Azmy, Affan, WIldan dan Tedi”

Eksekusi pun dilakukan..

Setelah selesai presentasi, setelah beres ditanya dan mendapat tanggapan/masukan/saran, tiba waktunya sang CALON INVESTOR menjatuhkan putusan.

KARTU HIJAU = setuju investasi!

KARTU MERAH = nda’ jadi ‘invest’ deh.. (maaf yaa…. :)

tentu setelah sebelumnya beliau merangkum dan memberikan kata ‘wasiat’-nya..

:)

===

Tak dinyana.. ternyata moment penjatuhan (eh.. pengangkatan) kartu begitu menegangkan…!!

Ada yang ‘ngumpet’ di bawah meja!

Ada yang berjongkok sambil nutup telinga, ada yang senyum-senyum penuh arti.. (apa ya, artinya>???)

ENG.. ING.. ENG… !!! :) )

Alhamdulillah.. KARTU HIJAU diangkat!! = Deal!!

Leganya…

Alhamdulillah.. puji bagi-Mu Yaa.. Allah..

Ternyata.. siswa-siswa saya memang HEEE… BBBBAATTT!!!!

GREAT JOB!!!

Terima kasih semua..

====

*siswa angkatan 3 SMART Ekselensia Indonesia

** sekolah kami berbasis (menggunakan) sistem operasi LINUX

Book Review – The Wind in the Willows: “Tuan KataaaakkKK…. (MasyaAllah….)”


The Wind in the Willows by Kenneth Grahame
1489689

Tri Artivining‘s review

May 19, 12  ·  edit
4 of 5 stars false
Read in May, 2012
===
Berhari-hari -saat membaca buku ini- saya disibukkan dengan kegiatan bercerita -dengan hebohnya- tentang buku ini.
Rekan yang menjadi ‘korban’-nya adalah Ustzh. Retno (guru Bindo sekolah kami).
==
Sebenarnya ‘transaksi’ peminjaman buku ini telah lama berlalu. (minjam Ustzh. Uci)
mm… ternyata saya terlupa, buku ini tetap berdiri di atas meja bersama berdirinya buku-buku saya yang lain di kelas sosial kami..
Sampai pada suatu masa Allah menunjukkan kepada saya betapa buku ini layak dibaca.. :)
====
saya mulai yaa..
==
Keteduhan, persahabatan begitu terasa ketika Ratty (Sang Tikus Air) yang tadinya tidak menyadari keinginan Molly (Tikus Tanah) untuk pulang ke rumahnya -setelah sekian lama tinggal di rumah Ratty-bersedia dengan sigap mengantarkan Molly pulang.

Rumah yang telah lama dirindukan itu memang tidak sebagus dan seceria rumah Ratty, namun di sana Molly merasakan keteduhan dan kedamaian. Ratty yang biasanya sibuk dengan ‘kenikmatannya’ bermain di air digambarkan sangat bisa menghargai rumah mungil sahabatnya. Ia bahkan melakukan sesuatu yang membuat Molly merasa ‘BESAR’.

===
Kegemasan mulai merasuk ketika cerita beralih kepada seorang = seekor penghuni kastil nan besar di tepi sungai. Dialah TUAN KATAK.

MasyaAllah..
Dari hari ke hari tingkahnya semakin membuat gelengan kepala semakin kencang..

Berdecak-decak atas ‘kecerdikan’ uniknya, pemaksaan yang begitu patuh dituruti kedua sahabat (Ratty dan Molly).
Betapa sungguh keduanya hanya mengkhawatirkan Tuan Katak di saat Sang Katak hanya memikirkan keseruan hidupnya sendiri.

===
Petualangan demi petualangan membawa keseruan, ketegangan, KEHERANAN atas polah laku makhluk hijau yang diceritakan berhasil membawa lari kuda milik Ibu pembawa perahu..

==
Oh, seakan tak percaya.. akhir ceritanya……

Baca sendiri, yaaa…..

Stop Press!! Pengumuman Karya Ilmiah Siswa SMART (KISS) Terbaik: “Apel Ceria Bersama Cerahnya Wajah Siswa Kelas LIMA (XII) kami..”


:)

Puji bagi-Mu, Yaa Allah..

Setelah berbulan mengawal penyusunan dan pengujian (sidang) Karya Ilmiah Siswa SMART Ekselensia Indonesia (KISS*) angkatan ke-4, tibalah saat kami (Tim KISS) mengumumkan siswa dengan perjuangan dan karya terbaik.. (di antara karya-karya rekan-rekan yang juga membuat bimbang Tim untuk memutuskan sang juara)

Teman, inilah Juaranya:

KISS champ 2012, angk.4

Kategori TERCEPAT (diberikan kepada siswa yang berhasil menyelesaikan karya ilmiahnya lebih dahulu dari teman-temannya –selesai ditulis dan diujikan-)

Siswa dengan Karya Tercepat : Nurcholis (NTT)

dengan judul: “Pembuatan Aplikasi Rumus Bunga Berbasis Web sebagai Kunci

Identifikasi Tumbuhan Antophyta”

===

Kategori TERBAIK (diberikan kepada siswa yang membuat karya dengan kualitas baik, baik dalam persidangan/pengujian (presentasi dan jawaban atas pertanyaan penguji), intensitas bimbingan, penuntasan karya, dll)

SIswa dengan Karya Terbaik I : Fajar Sidiq Abdul Muthalib (Sragen, Jateng)

dengan judul: “Relasi Agama dan Sains (Studi Komparasi tentang Konsepsi Penciptaan Alam dalam Perspektif Agama dan Sains)”

Siswa dengan Karya Terbaik II : Kemal Adam Roisy (Semarang, Jateng)

dengan judul: “Pembuktian Teorema Brahmagupta pada Luas Segiempat”

Siswa dengan Karya Terbaik III : Enggal Wildan Prabowo (Lampung)

dengan judul: “KB dalam Perspektif Islam”

===

Kategori TERINOVATIF (diberikan kepada siswa yang berhasil membuat karya dengan ide baru, memiliki manfaat dan praktis, juga berhasil menuntaskan karyanya dengan baik)

Siswa dengan Karya Terinovatif I : Muhammad Faisal Juliansyah (Palembang, Sumsel)

dengan judul: “Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga tehadap Kuat Tekan Batako Press”

Siswa dengan Karya Terinovatif II : Alif Arrokhim (Yogyakarta)

dengan judul: “Primbon Jawa sepanjang Zaman: Akulturasi Budaya PraAksara, HinduBudha, dan Islam dalam Horoskop Jawa (Pawukon)”

Siswa dengan Karya Terinovatif III : Gulam Nurul Imam (Bali)

dengan judul: “Pemanfaatan Kaktus Monster (Careus Periians) sebagai Penghasil Pengawet Belimbing Dewa (Averhoa Carambola)”

===

Subhanallah.. keren-keren, yaa!!!  :)

Barakallah, sob..  :)

===

* KISS adalah salah satu syarat kelulusan bagi siswa SMART Ekselensia Indonesia

Pembelajaran IPS – Inilah Prasasti Kami (Isi Prasasti ala Siswa-ku) (Kelas VIIA)


Yang ini, isi prasasti dalam pembelajaran IPS, Kerajaan Hindu-Budha di Nusantara ala siswa kelas VIIA angkatan 8 SMART Ekselensia Indonesia.

Mmm… sebenarnya ingin sekali bisa diukir di prasasti yang dibuat (fisiknya).. ya, karena keterbatasan ukuran dan tekstur adonan, jadinya isi prasasti dituliskan di secarik kertas warna d.. tidak apa yaa…

Ini dia (beberapa*) karyanya:

Prasasi ala M. Sayyid Nur: PRASASTI HOWISER

M. Sayyid Nur – Siswa kelas VIIA (Bogor)

“Pada tanggal 25 September 1999 Raja Wili Susandi membuat prasasti Howiser.

Beliau adalah pendiri kerajaan Darussalam sekalian raja yang pertama.

Dengan rakyatnya yang berjumlah 35 dia mampu membuat negaranya yaitu SMART EI makmur, adil dan tentram.”

Prasasti ala Muhammad Wahyudin Nur: PRASASTI BATU KALI

M. Wahyudin Nur – Siswa kelas VIIA (Karawang)

“Tentang Sultan Wahyudin Al-Karawanjy yang dilahirkan di Jakarta 27 Juli 1234.

Dikenal dengan nama YUDINGGA. Diberi nama seperti itu akibat kedatangannya YANG TIDAK PERNAH DIDUGA-DUGA.

Merupakan raja pertama di kerajaan Ciliwung yang tepat berada di TENGAH-TENGAH sungai Ciliwung.

Kehebatannya adalah dapat menghentikan dan mengundur waktu.”

Prasasti ala Afdal Kurnia: PRASASTI MINANG KABAU

Afdal Kurnia – Siswa kelas VIIA (Padang)

“Prasasti Minang Kabau ini didirikan pada tanggal 27 Maret 2012. Prasasti ini mengenang daerah Minang Kabau.

Prasasti ini dipimpin oleh seorang yang gagah berani. Orang ini bernama Afdal Kurnia. Prasasti ini terletak di Bogor.

Berkat prasasti ini, semua masyarakat jadi makmur dan tentram.

Prasasti ini TERBUAT DARI TEPUNG TERIGU DAN GARAM.”

* yang sempat saya tuliskan di sini..

 

 

 

Pembelajaran IPS – Inilah Prasasti Kami (Isi Prasasti ala Siswa-ku) (Kelas VIIB)


Inilah isi (teks) prasasti yang dibuat oleh siswa-siswa saya ketika membuat prasasti saat pembelajaran Kerajaan Bercorak Hindu-Budha di Nusantara dengan tepung kala itu..

Prasasti ala Muhibbuddin: PRASASTI MELINGKAR

Muhibbuddin – Siswa kelas VIIB

“Peninggalan kerajaan Muter-muter yang dipimpin oleh raja Raden Muhib.

Ketika raja berputar-putar di perpustakaan* karena bingung mencari buku.

Kejadian ini terjadi pada tahun 2012.”

Prasasti ala Muhammad Ihda Al-Husnayain: PRASASTI BAHAGIA

M. Ihda Al-Husnayain – Siswa kelas VIIB

“Pada suatu hari, di sebuah kerajaan yang bernama terus maju.

Kerajaan itu dipimpin oleh raja yang bernama Bala Putra Ihda.

Kerajaan itu terletak di Pulau ISLAMII”

Prasasti ala Arief Yoga Pratama: PRASASTI KEPALA GAJAH

Arief Yoga Pratama – Siswa kelas VIIB (Lampung)

“Prasasti ini dibuat menceritakan tentang kehebatan raja KEN ARIEF yang diberi gelar raja Samaratungga dan Sultan Hamengkubuono ke 1000 M yang memimpin kerajaan Gembel AIG dengan menggunakan hukum Rimba,

‘Siapa Kuat Dia Menang!’. Itulah slogannya.”

Prasasti ala Wildan Khoirul Anam: PRASASTI KERAJAAN AZIZ ASY-SYAHID, “PRASASTI SOMETHINK”

Wildan Khoirul Anam – Siswa kelas VIIB (Bandung)

“Ketika raja Wildanratungga memerintahkan para kaum bangsawan memberikan sebagian hartanya kepada kaum bawah.

Minimal MEMEBERI 1 BUAH RUMAH MEWAH kepada budak sendiri

dan memerintahkan kepada kaum bawah untuk patuh kepada tuannya HANYA JIKA PERINTAH ITU BAIK UNTUK DIA MAUPUN TUANNYA.”

Prasasti ala Agni Ardi Rein Prasetyo: PRASASTI BURYAM**

Agni Ardi Rein Prasetyo – Siswa kelas VIIB (Yogyakarta)

“Peninggalan kerajaan Pingger Dalam

di mana saat itu kerajaan Pingger Dalam menguasai semua perdagangan

KARENA MEREKA MENJUAL BUBUR AYAM.”

===

*lintas informasi: Perpustakaan (Pusat Sumber Belajar) kami belum lama ini pindah ke gedung baru di tengah kompleks sekolah kami (Bumi Pengembangan Insani). Bangunannya yang realtif lebih besar dengan tata letak berbeda mungkin membuat sebagian siswa dan pengunjung lainnyaa agak ‘bingung’ seperti yang dialami raden Muhib yang diabadikan dalam prasasti MELINGKAR-nya..   :) )

**mm.. sekilas info: di depan sekolah kami ada penjual Bubur Ayam yang menjadi menu sarapan favorit (selain ketoprak) sekian banyak karyawan, guru dan siswa SMART Ekselensia Indonesia..

Rupanya Rein terkenang-kenang sehingga mendirikan prasasti ini, yaa…??  :)

Materi IPS Terpadu – Pasar (Presentasi)


Alhamdulillah..

Ini tambahan untuk presentasi materi PASAR yang sebelumnya.

(Masih berharap bisa melengkapi lagi, insyaAllah..)

Soal Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten 2012 – IPS : “Soal Sejarah ‘Bersejarah’..”


MasyaAllah..

Kagetnya ketika membongkar isi tas yang -sebagian- basah terpapar AIR LANGIT..!!

Buku bersampul BIRU BLAU itu BASAH!!

Astaghfirullah..

Soal Sejarah ‘bersejarah..

Selesai ikut mendampingi siswa mengikuti Olimpiade Sains Nasional tingkat kabupaten Bogor, hujan deras melanda Depok.. Naik turun angkot, teduh sana meneduh di sini, tak sadar kalau di angkot tadi saya baru mendapat 1 paket soal OSN IPS dari Ustzh. Vera (pembimbing pengayaan (enrichment) IPS di sekolah kami, SMART Ekselensia Indonesia).
Ternyata ia tak terlindung dengan baik -di tas tambahan saya-  dari hujan beribu liter sore ini..

Alhamdulillah..

Sekitar 90% masih aman..

Jilid memang sudah lepas.. alhamdulillah lagi, segera saja saya ‘mengamankannya’ dengan rizki dari Allah yang juga didapat hari ini..

Semoga Bermanfaat.. (mohon maaf belum tersusun dengan baik.. agak kesulitan merapikan file ketika mata sudah meredup :) )

Book Review – Total Forgivenes: “Menghapus Kemarahan dan Meraih Kembali Damai Hati”


Penulis: Moch. Fakhruroji

Kutipan dalam buku ini memudahkan untuk memahami dan menginternalisasi makna kata maaf (meminta dan memberi maaf)

Ini beberapa yang menurut saya berarti (dan saya SETUJU dengannya):

“Seseorang yang penuh kasih sayang hidup di dunia yang penuh kasih sayang. Seseorang yang penuh rasa permusuhan hidup di dunia yang penuh permusuhan. Setiap orang yang kita temui adalah cermin diri kita sendiri.” (Ken Keyes, Jr)
(hlm. 110)

“Untuk dapat memaafkan, kita harus membiarkan diri kita dalam keadaan “kosong”, jangan membela diri dengan rasionalisasi dan dramatisasi yang bahkan sesungguhnya tidak kita inginkan”

Ini kisah yang bagi saya begitu bermakna (menjadi pengingat bagi saya):

Malik Asytar adalah seorang lelaki bertubuh gemuk dan berperawakan tinggi. Berkali-kali dia diberi kepercayaan untuk memimpin pasukan dalam peperangan. Pada suatu hari, dia berjalan melewati pasar di Kufah dengan berpakaian gamis dan sorban. Seorang penduduk Kufah memerhatikan langkahnya.

Melihat sosok tubuh dengan pakaian yang begitu asing baginya, tiba-tiba terlintas dalam pikiran orang itu untuk berbuat iseng. Dia melempar sesuatu kepada Malik dengan tujuan mengolok-olok. Namun, Malik terus berjalan tanpa menghiraukan perlakuan lelaki itu sampai akhrinya lenyap dari pandangan matanya.

Rupanya ada seesorang yang memerhatikan perilaku orang Kufah tadi.Maka, dia pun bertanya kepadanya, “Apakah kau tidak kenal dengan orang yang kau lempari tadi?”

“Tidak, dia adalah seorang pejalan kai yang lewat, seperti yang lainnya,” jawab lelaki iseng itu.

“Dia adalah Malik Asytar an-Nakha’i, sahabat Amirul Mukminin dan panglima perangnya.”

Begitu mendengar penjelasan orang itu, lelaki iseng tadi segera mengejar Malik untuk meminta maaf. Dia mendapati bahwa Malik telah masuk ke sebuah Masjid. Dan ketika telah sampai di masjid itu, Malik sedang shalat. Dia pun menunggunya sampai selesai. Begitu selesai shalat, lelaki ini sgera merangkul kedua kai Malik dan menciuminya. Melihat gelagat lelaki ini, Malik bertanya, “Apa-apaan ini?”

“Maafkan aku atas kekurang-ajaranku. Akulah yang tadi mengolok-olok Tuan,” katanya gemetar.

Dengan tenang Malik menjawab, “OH, TIDAK APA. SUNGGUH AKU MASUK KE DALAM MASJID INI UNTUK MEMINTAKAN AMPUN UNTUKMU.”
(hlm. 142-143)

Stop Press!! Kunjungan ‘Mr. Japan’ ke SMART Ekselensia Indonesia : “We Learn Less about Our History”


Wah, alhamdulillah.. waktu kami sedang belajar Ideologi (salah satunya Kaisar Hirohito dari Jepang), eh.. tak dinyana kelas kami kedatangan tamu dari Jepang.. :)

Sumber: http://gambar-bendera.blogspot.com

===

Saat penghuni kelas sibuk menyelidik dan berdiskusi (mencari tahu dan bertanya) untuk mengisi latihan soal ideologi dunia (komunisme, kapitalisme, fasisme, Pancasila, liberalisme)

berikut ini, lembar kerjanya: (alhamdulillah.. akhirnya berhasil juga upload lembar kerja-nya..)

Isi kotak yang kosong, yaa...

Ini yang bagian ke-2 nya:

Ideologi Dunia – Tentukan positif/negatif dan ideologi yang terkait!
1. (  ) Menghapus hak milik pribadi dan alat-alat produksi _________________
2. (  ) membuat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin _____________________
3. (  ) mengembangkan kreativitas dan peluang usaha _____________
4. (  ) tidak mengakui adanya agama ________________
5. (  ) ekonomi berdasarkan mekanisme pasar ___________________
6. (  ) peran pemerintah dalam ekonomi relatif kecil __________
7. (  ) memiliki sistem 1 partai ________________
8. (  ) sistem pemerintahan tertutup (tidak demokratis) ____________
9. (  ) demokratis ___________________
10. (  ) menginginkan pemerataan kesejahteraan rakyat _____________
11. (  ) menganggap rendah ras selainnya
12. (  ) berseberangan dengan kapitalisme&liberalisme______________
13. (  ) penghapusan kelas sosial _________________________
14. (  ) mencapai tujuan dengan kekerasan _______________________
15. (  ) berambisi untuk menguasai wilayah/negara lain_____________
16. (  ) berdasar pada kecintaan yang berlebihan pada negara/bangsanya __________________
17. (  ) menghapuskan kelas-kelas sosial ________________________
18. (  ) menganut/terinsprasi teori evolusi Darwin _________________
19. (  ) menyatakan berpihak pada kaum buruh dan petani __________
20. (  ) menekankan pada kebebasan dalam berbagai bidang (politik, sosial budaya, ekonomi, dll) ___________________________

Pancasila
1. Pancasila berasal dari adat istiadat dan nilai-nilai yang telah ada di masyarakat (_______________________)
2. Proses merubah status dari konsep menjadi dasar negara yang resmi (___________________________)
3. Cita-cita tokoh bangsa menjadikan Pancasila menjadi dasar negara (_________________________)
4. Hari Kesaktian Pancasila (________________________)
5. Tokoh yang mengusulkan konsep Pancasila (______________, _____________________, ______________________)
6. Konsep (Rumusan) awal Pancasila (_____________________)
7. Pengesahan Pancasila (waktu/Pelaksana) (___________________/__________)

===

Tertarik dengan keberadaan tamu dari Jepang -yang tingginya sekitar 180 cm- ini dan didampingi Ibu Direktur dan Kepala Sekolah plus rekan-rekan Dompet Dhuafa- ini, saya bertanya: “Are Japanese accept that the world say that they’re fascists?”  (Apakah orang-orang Jepang menerima kalau dikatakan sebagai bangsa yang dianggap fasis (pernah menganut ideologi fasisme)?

Selain itu kami juga bertanya tentang kaisar Jepang, Hirohito.

Jawaban tamu kami ini agak mengejutkan bagi saya (well, at that time, I do really expect that he could tell us what do Japanese people feel about their history).

Beliau (lebih kurang) menjawab begiinii…i:

“We don’t learn much about our history in the pass one hundred years. We also don’t know much about Japanese Emperor. In school, we learn less about our history”

Nah, saya jadi ingin tanya lagi d:

“So what do Japanese learn (much) in school? Is it technology?”

What do you think of his answer??

Ya, beliau jawab: MATH and technology.

Spontan saya tanya siswa-siswa saya, “Who loves MATH??”

n most of them raise their -right- hand :) . “Yap, they love math”, I said to him.

Intermezo:

Suatu ketika, siswa saya ada yang ingat kalau temannya suka hal-hal ber’bau’ Jepang, ingin ke Jepang, kuliah di sana, plus sudah belajar (otodidak) bahasa Jepang (alias bisa sedikit-sedikit, gtu..)

Ketika Ustzh. Latifah mendengar celetukan itu, langsung saja beliau merespon dengan bertanya, “Siapa yang bisa bahasa Jepang?”

Wah, saya juga jadi ikut antusias. Saat itu saya langsung ingat siswa cerdas saya, Muhammad Wahyudin Nur dari Karawang.

Saya dan Ibu Direktur SMART Ekselensia Indonesia kami, mengajak Yudi (naa panggilannya) untuk berbincang sebentar dengan ‘Sang Mister’.

Wah, ternyata Mr. Yudi ini ‘belum bersedia’ (we could saw his blushing face that time).

Ustzh. Latifah said, “O, he’s blushing!! = he is shy :)

Duh… padahal teman-teman kelas VIIA juga ikut dukung lo, Yudi.. :)

===

S’mangat yaa..!!

Mudah-mudahan bisa kita temui kabar -di suatu hari nanti- bahwa salah satu/beberapa siswa SMART Ekselensia Indonesia mendapat kesempatan untuk belajar ke negeri Matahari Terbit itu, yaa.. aamiin.. :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 742 other followers