Petualangan di Negeri Biologi


Sudah hampir jam 12 di hari Jum’at, saya mewakili teman2 guru lain masuk ke lab IPA untuk mengingatkan -Kiki dan Fatqur yang masih pening meghadapi soal-soal Olimpiade sains biologi SMA- berangkat ke Masjid. Di depan mereka duduk seorang guru tamu yang khususdidatangkan karena kapasistasnya dalam bidang dimaksud.

Kata kapasitas ini yang mengantarkan saya masuk dalam petualangan di negeri yang sebenarnya tidak terlalu asing bagi saya.

Kebersamaan yang dimulai sejak ‘pengusiran setengah paksa’ kedua siswa saya tadi mengembalikan atmosfer pembelajaran dunia makhluk hidup selain kita, sang manusia..

==

Selama ini saya memahami biologi sebagai dunia pembelajaran makhluk hidup

Bersambung….

Ringkasan Materi Akuntansi SMA: “Akuntansi Perusahaan Dagang – Akun dan Pencatatan Transaksi pada Jurnal Khusus”


Di saat harus ‘kembali berpisah’ dengan siswa-siswa saya, ini materi terakhir yang bisa saya siapkan.

May Allah always bless you..

WISH YOU ALL THE BEST!!!

AND..

Terima kasih untuk segalanya..

==> Have a nice study…   :)

===================================================================================

AKUN KHUSUS DAN TRANSAKSI PERUSAHAAN DAGANG

 

Catatan: transaksi berikut ini terdapat pada perusahaan CV S-MART. CV S-MART adalah perusahaan yang memiliki toko furnitur yang menjual langsung dan melayani pemesanan barang (delivery order).

 

1.
PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN

Digunakan untuk mencatat persediaan barang dagangan yang dimiliki perusahaan.

Ada dua metode dalam pencatatan persediaan barang dagangan:

1. Metode PERPETUAL (terus menerus);

pada metode ini, perusahaan akan mencatat pembelian dan penjualan barang dagangan serta retur langsung pada akun “persediaan barang dagangan”

Contoh:

- Transaksi pembelian, akan dicatat: Persediaan barang dagangan (D), Kas/Utang dagang (K)

- transaksi penjualan, akan dicatat: Kas/Piutang dagang (D), Persediaan Barang dagangan (K)

- transaksi pengembalian retur* barang yang dibeli, akan dicatat: Utang dagang (D), Persediaan barang dagangan (K)

- transaksi pengembalian barang yang dijual, akan dicatat: Persediaan barang dagangan (D), Piutang dagang (K)

 

Keterangan:

* retur (pengembalian barang (pembelian/penjualan) biasanya hanya berlaku untuk pembelian/penjualan kredit. Untuk transaksi tunai biasanya tidak melayani retur.

 

2. Metode PERIODIK* (nilai persediaan barang dagangan -yang ada di gudang/toko- dihitung/ditaksir pada akhir periode);

 

Transaksi pembelian dan penjualan barang dagangan tidak dicatat pada akun “persediaan barang dagangan”, melainkan:

- Transaksi pembelian akan dicatat: “pembelian”,

- transaksi penjualan akan dicatat pada akun “penjualan”,

- transaksi pengembalian retur barang yang dibeli dicatat pada akun “retur pembelian”,

- transaksi pengembalian barang yang dijual dicatat pada akun “retur penjualan”

- pengurangan harga beli dicatat pada akun “potongan pembelian”

- pengurangan harga jual dicatat pada akun “potongan penjualan”

 

Dengan metode ini (periodik), maka perusahaan perlu membuat jurnal penyesuaian** di akhit periode akuntansi (sebelum penyusunan laporan keuangan).

 

Keterangan:

* metode ini yang biasanya digunakan pada pembelajaran akuntansi di SMA

**dibahas di materi ayat jurnal penyesuaian

 

2.
PEMBELIAN (TUNAI)

Transaksi:

Tgl 2 Januari 2014 CV S-MART membeli barang dagangan secara tunai sebesar Rp 500.000

 

 

2/1
Pembelian

Kas
511

111
500.000

-
-

500.000

 

 

 

 

 

JURNAL PENGELUARAN KAS

 

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

Utang dagang
Pembelian
Serba-serbi
KAS
Potongan pembelian
2014

 

Nama Akun
Jumlah

 

Jan
2
Pembelian tunai
511/111
-
500.000
-
-
500.000
-

 

 

 

 

 

 

PEMBELIAN (KREDIT)

Tgl 3 Jan 2014 CV S-MART membeli barang dagangan kepada PT Maju Rp 1.200.000 dengan syarat pembayaran 2/10, n/30

 

 

3/1
Pembelian

Utang dagang
511

211
1.200.000

-
-

1.200.000

 

 

 

DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PEMBELIAN, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PEMBELIAN

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

Pembelian
Serba-serbi
Utang Dagang
2013

Nama akun
Jumlah

Jan
3
PT Maju; 2/10, n/30
511/211
1.200.000
-
-
1.200.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

 

RETUR PEMBELIAN

Tgl 4 Januari 2014 CV S-MART mengembalikan sebagian barang yang dibeli dari PT Maju senilai Rp 200.000 karena rusak

 

catatan: akun yang berkurang adalah utang dagang.

 

DICATAT DALAM JURNAL UMUM, SEBAGAI BERIKUT:

4/1
Utang dagang

Retur pembelian
211

512
200.000

-
-

200.000

 

 

 

 

4.

 

 

POTONGAN PEMBELIAN

Tgl 7 Januari 2013 CV S-MART membayar lunas utangnya kepada PT Maju

 

Catatan:

1. CV S-MART mendapat potongan pembelian sebesar 2% karena membayar sebelum 10 hari dari tanggal transaksi (sesuai syarat pembayaran 2/10, n/30)

2. Utang dagang yang dilunasi Rp 1.000.000, karena sudah berkurang dengan retur pembelian sebelumnya

 

 

7/1
Utang dagang

Kas

Potongan pembelian
211

111

513
1.000.000

-

-
-

20.000

980.000

 

 

DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PENGELUARAN KAS, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PENGELUARAN KAS

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

Utang dagang
Pembelian
Serba-serbi
KAS
Potongan pembelian
2014

 

Nama Akun
Jumlah

 

Jan
7
Pelunasan utang PT Maju
211/ 111,513
1.000.000
-
-
-
980.000
20.000

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.

 

PENJUALAN (TUNAI)

Transaksi:

Tgl 4 Januari 2014 CV S-MART menjual barang dagangan secara tunai sebesar Rp 800.000

 

 

4/1
Kas

Penjualan
111

411
800.000

-
-

800.000

 

 

 

DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PENERIMAAN KAS, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PENERIMAAN KAS

 

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

KAS
Potongan Penjualan
Piutang dagang
Penjualan
Serba-serbi
2014

 

 

 

Nama Akun
Jumlah
Jan
4
Penjualan tunai
111/ 411
800.000
-
-
800.000
-
-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENJUALAN (KREDIT)

Tgl 5 Januari 2014 CV S-MART menjual barang dagangan kepada PD Pejuang Rp 2.400.000 dengan syarat pembayaran 5/10, n/20

 

 

5/1
Piutang dagang

Penjualan
112

411
2.400.000

-
-

2.400.000

 

 

 

DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PENJUALAN, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PENJUALAN

 

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBET
KREDIT

 

 

Piutang Dagang
Penjualan
Serba-serbi
2014

 

Nama akun
Jumlah
Jan
5
PD Pejuang; 5/10, n/30

 

112/ 411
2.400.000
2.400.000
-
-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.

 

RETUR PENJUALAN

Tgl 6 Januari 2014 PD Pejuang mengembalikan sebagian barang yang dibeli senilai Rp 400.000 karena tidak sesuai pesanan

 

catatan: akun yang berkurang adalah piutang dagang.

 

DICATAT DALAM JURNAL UMUM, SEBAGAI BERIKUT:

4/1
Retur penjualan

Piutang dagang
412

112
400.000

-
-

400.000

 

 

 

 

7..

 

POTONGAN PENJUALAN

Tgl 8 Januari 2013 PD Pejuang membayar lunas utangnya kepada CV S-MART

 

Catatan:

1. PD Pejuang mendapat potongan pembelian sebesar 5% karena membayar sebelum 10 hari dari tanggal transaksi (sesuai syarat pembayaran 5/10, n/30)

2. Piutang dagang yang dilunasi Rp 2.000.000, karena sudah berkurang dengan retur pembelian Rp 400.000

 

 

7/1
Kas

Potongan penjualan

Piutang dagang

 
111

413

112
1.900.000

100.000

-
-

-

2.000.000

 

 

 

DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PENERIMAAN KAS, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PENERIMAAN KAS

 

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

KAS
Potongan Penjualan
Piutang dagang
Penjualan
Serba-serbi
2014

 

 

 

Nama Akun
Jumlah
Jan
7
Pelunasan PD Pejuang
111, 413/ 112
1.900.000
100.000
2.000.000
-
-
-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8.
BEBAN ANGKUT PEMBELIAN

Tgl 12 Januari 2013 CV S-MART membayar biaya angkut pembelian

 

 

12/1
Beban angkut pembelian

Kas

 
211

111
200.000

-
-

200.000

 

 

9.

 

BEBAN ANGKUT PENJUALAN

(dicatat sama dengan beban angkut pembelian), jika kredit (belum dibayar), maka dicatat dalam jurnal umum

 

KEDUANYA DICATAT DALAM JURNAL KHUSUS PENGELUARAN KAS, SEBAGAI BERIKUT:

 

JURNAL PENGELUARAN KAS

 

Tanggal
Keterangan
Ref
DEBIT
KREDIT

 

 

Utang dagang
Pembelian
Serba-serbi
KAS
Potongan pembelian
2014

 

Nama Akun
Jumlah

 

Jan
12
Beban angkut pembelian
514/ 111
-
-
Beban angkut pembelian
200.000
200.000
-

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ringkasan Materi Akuntansi SMA: “AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG – JURNAL KHUSUS DAN JURNAL UMUM”


Di saat harus ‘kembali berpisah’ dengan siswa-siswa saya, ini materi terakhir yang bisa saya siapkan.

May Allah always bless you..

WISH YOU ALL THE BEST!!!

AND..

Terima kasih untuk segalanya..

===

JURNAL YANG DIGUNAKAN PADA PERUSAHAAN DAGANG

Pada dasarnya setiap transaksi baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang akan melalui tahapan siklus akuntansi yang sama, yaitu penjurnalan (membuat jurnal).

Jurnal yang dibuat pada perusahaan dagang juga menggunakan prinsip penjurnalan seperti perusahaan jasa yaitu membuat jurnal umum. Namun, karena pertimbangan banyaknya transaksi yang serupa maka transaksi-transaksi tersebut dikelompokkan menjadi beberapa jurnal khusus (4 jurnal khusus) ditambah 1 jurnal umum yang mencatat transaksi yang tidak tergolong dalam 4 jurnal khusus yang ada.
Pada umumnya, perusahaan dagang menggunakan 5 jenis jurnal, yaitu:

1. JURNAL PENERIMAAN KAS

Jurnal penerimaan Kas → untuk mencatat segala penerimaan/pemasukkan kas (uang) perusahaan.
Contoh transaksi yang dicatat dalam jurnal ini antara lain:

- penerimaan piutang dagang

- penjualan (barang dagangan) tunai

- bagi hasil bank, dll

2. JURNAL PENGELUARAN KAS
Jurnal Pengeluaran Kas → untuk mencatat segala pengeluaran kas (uang) perusahaan.
Contoh transaksi yang dicatat dalam jurnal ini antara lain:

- pembayaran utang dagang

- pembelian (barang dagangan) tunai

- pembelian perlengkapan/peralatan secara tunai

- pembayaran gaji dan beban lainnya

- pembayaran beban dibayar di muka

3. JURNAL PEMBELIAN

Jurnal Pembelian → untuk mencatat transaksi:
- pembelian barang dagangan

- pembelian aktiva lainnya (perlengkapan/peralatan, dll) secara kredit
→ transaksi ini biasanya ditandai dengan adanya syarat pembayaran, misalnya: 2/10, n/30 yang artinya jika pembayaran utang dagang dilakukan kurang dari atau sama dengan 10 hari dari tanggal transaksi, maka perusahaan akan mendapat potongan pembelian sebesar 2%; sedangkan batas akhir pembayarannya sampai dengan 30 hari sejak tanggal transaksi.

4. JURNAL PENJUALAN
Jurnal Penjualan → untuk mencatat transaksi:
- penjualan barang dagangan kredit

- penjualan aktiva lainnya – karena sebab tertentu (perlengkapan/peralatan, dll) secara kredit
→ transaksi ini biasanya ditandai dengan adanya syarat pembayaran, misalnya: 2/10, n/30 yang artinya jika penerimaan/pembayaran piutang dilakukan kurang dari atau sama dengan 10 hari dari tanggal transaksi, maka perusahaan akan mendapat potongan penjualan sebesar 2%; sedangkan batas akhir pembayarannya sampai dengan 30 hari sejak tanggal transaksi.

5. JURNAL UMUM

Jurnal Umum → untuk mencatat transaksi-transaksi yang tidak dapat dicatat dalam jurnal khusus.
Contoh transaksi yang dicatat di jurnal umum perusahaan dagang antara lain:

- retur penjualan (menambah akun retur penjualan(D) dan mengurangi piutang dagang(K)) = tidak berkaitan dengan kas dan bukan transaksi penjualan atau pembelian kredit

- retur pembelian (mengurangi utang dagang (D) dan menambah akun retur pembelian (K))

- investasi dalam bentuk aktiva selain kas (misalnya peralatan atau kendaraan) – maka pengaruhnya peralatan/kendaraan bertambah (D) dan modal juga bertambah (K)

- dll yang tidak terkait jurnal-jurnal khusus

 

Dalam setiap tabel jurnal khusus memiliki unsur yang lebih kurang sama dengan jurnal umum. Hanya saja, posisi debit dan kredit diisi dengan nama-nama akun yang sering ada dalam kelompok transaksi masing-masing jurnal khusus tersebut.

(Lebih lanjut tentang bentuk dan cara pencatatan transaksi di masing-msing jurnal akan dibahas pada bagian berikutnya)

 

 

Ringkasan Materi Akuntansi SMA: “Saldo Normal Akun Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang”


KELOMPOK AKUN

( + )

 

(SALDO NORMAL)

Bertambah (+)

(- )

PERUSAHAAN JASA

PERUSAHAAN DAGANG

 

Berkurang (-)

HARTA

Harta Lancar

1.1.1 Kas

1.1.2 Piutang dagang

1.1.3 Sewa dibayar di muka

1.1.4 Iklan dibayar di muka,dll

1.1.5 Piutang pinjaman

karyawan

1.1.4 Perlengkapan

1.1.5 Persediaan barang dagangan

 

1.2 Harta Tetap

1.2.1 Peralatan

1.2.1A Akm. Penyusutan peralatan*

1.2.2 Kendaraan

1.2.2A Akm. Penyusutan kendaraan*

1.2.3 Bangunan/gedung

1.2.3A Akm. Penyusutan gedung*

 

Catatan:

** akumulasi penyusutan mengurangi nilai buku dari harta tetap, sehingga saldo normalnya berkebalikan dengan saldo normal harta

1. HARTA

1.1. Harta Lancar

1.1.1 Kas

1.1.2 Piutang dagang

1.1.3 Sewa dibayar di muka

1.1.4 Iklan dibayar di muka, dll

1.1.5 Piutang pinjaman

karyawan

1.1.4 Perlengkapan

1.1.5 Persediaan barang dagangan

 

1.2 Harta Tetap

1.2.1 Peralatan

1.2.1A Akm. Penyusutan peralatan**

1.2.2 Kendaraan

1.2.2A Akm. Penyusutan kendaraan**

1.2.3 Bangunan/gedung

1.2.3A Akm. Penyusutan gedung**

 

Catatan:

* akun PERSEDIAAN BARANG DAGANGAN hanya digunakan untuk mencatat jumlah (Rp) persediaan barang dagangan, tidak termasuk perlengkapan atau pun peralatan

** akumulasi penyusutan mengurangi nilai buku dari harta tetap, sehingga saldo normalnya berkebalikan dengan saldo normal harta

D

 

 

 

 

 

 

K

 

K

 

K

 

K

 

 

 

 

 

 

D

 

D

 

D

2. UTANG

2.1. Utang Lancar/jangka pendek

2.1.1. Utang usaha

2.1.2. Beban….. terutang/ yang masih harus dihayar

2.1.3. Uang muka pesanan

 

2.2. Utang jangka panjang

2..2.1. Utang Obligasi

2.2.2. Utang Hipotek

2.2.3. Utang bank

2. UTANG

2.1. Utang Lancar/jangka pendek

2.1.1. Utang usaha

2.1.2. Beban….. terutang/ yang masih harus dihayar

2.1.3. Uang muka pesanan

 

2.2. Utang jangka panjang

2..2.1. Utang Obligasi

2.2.2. Utang Hipotek

2.2.3. Utang bank

K

D

3. MODAL

3.1.1. Modal perorangan (cth: modal Tn. Yanto)

3.2.1 Saham

 

3.3.1. PRIVE

 

Catatan:

prive mengurangi modal, jadi saldo normalnya berkebalikan dengan MODAL

3. MODAL

3.1.1. Modal perorangan (cth: modal Tn. Yanto)

3.2.1 Saham

 

3.3.1. PRIVE

 

Catatan:

PRIVEmengurangi modal, jadi saldo normalnya berkebalikan dengan MODAL

K

 

 

D

D

 

 

K

4.1.1. PENDAPATAN

4.1.1. PENJUALAN*

 

 

4.2.1 Potongan & Retur penjualan*

 

Catatan:

*Akun penjualan hanya digunakan untuk mencatat penjualan BARANG DAGANGAN (jadi tidak termasuk perlengkapan maupun peralatan)

 

** Potongan dan retur penjualan mengurangi pendapatan atas penjualan barang dagangan, sehingga saldonya berkebalikan dengan penjualan

K

 

D

 

 

D

 

K

 

 

5. BEBAN

5.1. Beban Operasional

5.1.1. Beban sewa toko

5.1.2. Beban iklan

5.1.3. Beban listik, air, dan telepom

dll

5.2. Beban Non Operasional

5.2.1. Beban bunga

5.2.2. Beban kerugian penjualan aktiva

dll

 

5. PEMBELIAN

5.1.1. Pembelian*

 

5.2.1. Beban angkut pembelian**

 

 

5.3.1. Potongan dan retur pembelian***

 

Catatan:

*Akun PEMBELIAN hanya digunakan untuk mencatat pembelian BARANG DAGANGAN (jadi tidak termasuk perlengkapan maupun peralatan)

D

D

 

K

K

K

 

D

 

6. BEBAN

6.1. Beban Operasional

6.1.1. Beban angkut penjualan

6.1.2. Beban sewa toko

6.1.3. Beban iklan

6.1.4. Beban listik, air, dan telepom

dll

6.2. Beban Non Operasional

6.2.1. Beban bunga

6.2.2. Beban kerugian penjualan aktiva

dll

 

D

K

Refleksi Pembelajaran Akuntansi: “Persiapan Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Ibu Rumah Tangga Sekitar SMART Ekselensia Indonesia”


Prolog:

Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga diadakan oleh siswa kelas XI IPS SMART Ekselensia Indonesia sebagai bagian dari proyek implementas pembelajaran akuntansi dalam dunia nyata di masyarakat.

Kali ini Proyek AKuntansi Berbagi ini ditujukan untuk Ibu Rumah Tangga di sekitar sekolah.

Harapan dari penyelenggaraan proyek ini adalah:

- memberikan pengalaman menyelenggarakan acara kepada siswa

- mendekatkan siswa dengan masyarakat

- memberi pengetahuan dan keterampilan pengelolaan keuangan keluarga untuk masyarakat (IRT) dan siswa penyelenggara sendiri (untuk di kemudian hari)

INi bagian kisahnya…

DSC05355

===

Sebelum undangan disebarkan, kami berkoordinasi dan saya memberikan arahan pembagian wilayah masing-masing kelompok (berdasarkan RT) serta mengingatkan apa saja perlengkapan yang harus dibawa dan bagaimana cara penyampaian undangan kepada warga.

Perlengkapan yang harus dibawa antara lain:

1. lembar wawancara

2. undangan

3. souvenir

DSC06178

4. goody bag

DSC06772

Awalnya saya berpikir untuk melepas siswa menyebar undangan ke warga. Namun, pada akhirnya saya memutuskan untuk menyusul mereka.

Matahari begitu berniat mencerahkan hari ini. Saya bergegas menuju lokasi. Setelah bertanya kepada beberapa orang warga, akhirnya saya bertemu dengan salah satu kelompok.

Inilah kelompok Dedy Lastari dan Fathan Shorih. Sangat pas karena saat itu mereka akan mengunjungi rumah Ust. Irsan (Kepala Security SMART). Kala itu Ust. Irsan sedang ada di rumah, rupanya beliau sedang off (tidak bertugas).

Setelah berbasa-basi, akhirnya Dedy memulai wawancara dan penyampaian undangan. Siswa saya ini cukup piawai dalam bertanya semoga di kemudian hari bisa lebih santai sehingga kesan yang terbentuk bisa lebih santai/kekeluargaan.

Sang ibu (istri Ust. Irsan) dan nenek juga ikut menemani kami di teras rumah yang cukup asri dan teduh ini. Saya memilih untuk lebih banyak berinteraksi dengan Sang Nenek (berharap Dedy dan Fathan bisa lebih mandiri dan aktif bertanya).

Keluarga yang ramah. Kami disuguhi minuman yang menyejukkan di tengah cuaca yang cukup hangat.

Kembali ke sekolah

Setelah waktu semakin mendekati zhuhur, tim demi tim mulai berdatangan ke sekolah. Mereka tiba dengan peluh dan beragam gumam (mungkin lebih tepatnya ‘cerita pengalaman’).

Tanpa saya perintahkan mereka sudah menceritakan bermacam hal yang mereka alami dalam rangka penyebaran undangan ini.

Juno, dkk bercerita, mereka hanya dapat memenuhi 1 dari target 6 undangan yang disebarkan. (jadi tanda tanya besar, ni…)

DSC06777 DSC06779 DSC06780

Ternyata kelompok ini mengunjungi rumah-rumah yang dihuni oleh Seorang Ibu yang beberapa di antaranya sudah ditinggalkan oleh suaminya dan beliau pun sudah cukup berumur.

Hal tersebut menyebabkan Sang Ibu agak keberatan untuk mengikuti Pelatihan Keuangan yang ditawarkan. Antara lain mereka berpendapat bahwa sudah tidak dinafkahi dan tidak memiliki pemasukkan yang jelas.

Selain masalah keberadaan kepala keluarga, soal lainnya adalah kemampuan baca tulis. Ibu-ibu tersebut juga memiliki masalah dalam hal baca tulis. Wahh.. tentu ini juga merepotkan alias menyulitkan dalam pelatihan kami. Akhirnya mereka memutuskan untuk menolak.. :)

 

Gubahan Lagu: “Kaulah Siswa Baikku..” (dari lagu “Pemilik Hati”)


Melihat kau disini

kini kau tlah berubah

terlukis senyuman, di cerah wajahmu

terlihat ceria, moga kau bahagia..

 .

kau siswaku, yang baik selalu

kuinginkan engkau selalu begitu

trus berjuang, menangkan hatimu

tetapkan bahagia, sholih dalam jiwa..

 -

kaulah siswa baikku..

 -

yakin hari nanti

kau tetap kan berdiri

tatap tegak langit, Allah di sisimu

bersama Saudara, bangun Indonesia..

 -

kau siswaku, kau kebanggaanku

senangnya diriku melihat senyummu

kau siswaku, tegarlah selalu

kuingin hatimu, senantiasa bahagia..

 -

Ooo… ooo..

kaulah siswa baikku…

tetaplah berjuang

demi masa depan

 -

Jumpa Allah di Surga..

 

====

nb: (inspired by Gubahan Lagu “Pemilik Hati” oleh: Yodie Ikhawana “Kau Sahabat Baikku”)

 

Pembelajaran Akuntansi SMA: “BELAJAR AKUNTANSI BERSAMA SHERLOCK HOLMES”


Pekan sebelumnya kami belajar bersama Sherlock Holmes dan Watson. Belajar AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA, dalam hal ini jasa detektif.

Selama menonton FIlm Sherlock Holmes, siswa-siswa kelas X -SMART Ekselensia Indonesia sholeh ini- mengidentifikasi transaksi-transaksi keuangan yang terjadi di perusahaan detektif Sherlock Holmes dan rekan (Sherlock Holmes Detective Agent and Partner).

Misalnya,

Feb 1 Mr. Holmes menginvestasikan uang senilai Rp 1.000.000 untuk perusahaannya

Feb 3 Mr. Holmes menyewa apartemen untuk 1 tahun Rp 300.000.000

Feb 14 Mr. Holmes menyewa kereta kuda Rp 200.000 untuk datang ke penjara tempat Blackwood ditahan

dan sebagainya

===

Pertemuan berikutnya, saya menampilkan slide yang berisi transaksi yang sebagian besar diambil dari hasil identifikasi transaksi oleh siswa saat menonton Film di pertemuan sebelumnya.

Sebelumnya saya membuat kondisi/ ‘scene setting’ pembelajaran. kelas dan anggota kelas adalah anggota/karyawan Kantor Akuntan Publik yang diminta menyusun laporan keuangan dari transaksi-transaksi yang diberikan oleh Mr. Holmes.

Oya, mohon maaf..

karena belum bisa upload ppt nya.. ini isi ppt dalam kalimat..  (tanpa gambar lengkapnya.. )

nb: waktu itu sedang belajar mengajar dengan menggunakan Bahasa Inggris..

maaf.. :)

THE ACCOUNTANT OF

SHERLOCK HOLMES AND PARTNER DETECTIVE’ AGENT

Identifying transactions that really are

Detective’s matter

OUR CORE BELIEVES !!!

As we are a professional accountant of this office, we should believe that:

1. Even though Mr. Sherlock is the owner, we need to be STRICT to any transactions that are not directly related to this company. In other words, we should say “NO” if it’s a kind unrealistic amount or PRIVATE expenses!!!

2. and, we may accept all kind of invesment that he gives to this company

OUR STEPS:

1. Write and Complete the transaction based on the information from photos that he sent to us.2. Mark the transaction that is not related to this company as Mr. Holmes’ “PRIVE”!

So… LET’S CHECK IT OUT!

These are Mr. Holmes and Mr. Watson’s Transactions for This Month

Feb 1

Mr. Holmes invest Rp 1.000.000.000for “Sherlock Homes Detective Agent”

Investasi

Feb 2

Mr. Holmes and Mr. Watson rent an apartment for 1 year, Rp 300.000.000

Beban sewa

Feb 3

Mr. Holmes bought _______________Rp 10.000.000 and _______ Rp 25.000

Peralatan / perlengkapan

Feb 4

Mr. Holmes _____________________Rp 3.000.000 and 1 pack of_______ Rp 10.000

Prive / perlengkapan

Feb 5

Mr. Holmes spent money to buy_______________ Rp 1.200.000 as he made an_________ to his dog

Perlengkapan

Feb 6

Mr. Watson asked Mr. Holmes to have _____, he would like to _________ his viance. They spent Rp 2.000.000 that night.

Prive

Feb 7

Mr. Holmes buy a ________ Rp 500.000 and 1 pack of_______ Rp 20.000. He also rent ____________ Rp 200.000 to visit Blackwood in______

Prive / Prive / Beban sewa

Feb 8

They got the money as case of ___________was succeed to be solved Rp 150.000.000 from ___________________

Pendapatan

Feb 9

Mr. Holmes win ________,then he invest all the money to this company Rp 10.00.000.

Investasi

Feb 10

Mr. Holmes got Rp 5.000.000 from his ex to find someone with the__________ that she wrote in a piece of_______.

Pendapatan diterima di muka

Feb 11

Mr. Holmes and Mr. Watsonoften travel to many places. So, they decided to_____________ Rp 200.000.000

Kendaraan

Feb 12

Because he needed to open some______Mr. Holmes bought all kinds of ‘unique’_____ Rp 1.000.000

Peralatan

Feb 13

BiG Ship company sued Mr. Holmes that ruined their unfinished _____. Mr. Watson had to pay Rp 200.000.000 for all their loss.

Beban penggantian kerugian perusahaan lain

THE END