Posts Tagged ‘prasasti nalanda’

Contoh Soal IPS Terpadu: “Sejarah Kerajaan Bercorak Hindu-Budha di Nusantara”


Teman..

Kali ini saya ingin berbagi (tentang bentuk dan isi) soal yang saya -coba- susun..

===

Dalam proses mengulang pelajaran (ULangan HaRian) kali ini, saya menampilkan soal dalam bentuk rangkain cerita/kisah. Berharap dapat mengingatkan rangkaian kisah dalam reka (jalinan yang disusun oleh para ahli) tentang sejarah kerajaan bercorak Hindu-Budha di nusantara.

(berdasarkan beberapa sumber yang saya dapatkan)

Semoga bermanfaat..

(Oya, mohon koreksinya juga, yaaa.. terima kasih)

===

Berikut ini, bagiannya:

Lengkapilah kisah kerajaan-kerajaan Hindu-Budha berikut ini dengan tepat!

 

KUTAI

Kerajaan Kutai diperkirakan berdiri pada abad ke____ 1) M. Raja pertama kerajaan Kutai yaitu______________2) ia disinyalir belum memeluk agama Hindu. Hal tersebut salah satunya terlihat dari nama yang tidak memiliki ke-khas-an Hindu.

Para sejarawan mendapatkan informasi mengenai sejarah kerajaan ini dari peninggalannya yang berupa prasasti. Prasasti tersebut dikenal dengan sebutan________.3). Prasasti tersebut ditulis dengan menggunakan huruf Pallawa dengan bahasa Sansekerta.

Dari prasasti-prasasti tersebut, diketahui bahwa raja ke-2 kerajaan Kutai yaitu________________4)

Setelah beliau wafat posisinya digantikan oleh_________________5) yang  merupakan putranya. Kerajaan ini berpusat di lokasi yang saat ini kita kenal dengan provinsi ___________________________6) di tepi sungai __________________7)

Rakyat kerajaan Kutai diperkirakan hidup makmur dan sejahtera, seperti yang dikisahkan dalam peninggalannya.

TARUMANEGARA

 Kerajaan Hindu tertua kedua setelah Kutai yaitu Tarumanegara. Kerajaan ini berdiri sekitar abad ke-5 M. Tarumanegara memiliki beragam prasasti yang ditemukan. Di antara prasasti peninggalan Tarumanegara yaitu____________________.8) ______________________.9)

Dalam beberapa prasasti yang ditemukan, tersebutlah nama raja terkenal kerajaan Tarumanegara, yaitu__________________10)  Dalam prasasti ______________11) dikisahkan bahwa ia memerintahkan untuk melakukan penggalian sungai___________________12). Selain itu juga diceritakan bahwa Rajadirajaguru juga melakukan penggalian di daerah Bekasi, yaitu sungai Candrabaga. Kedua hal tersebut dilakukan untuk menanggulangi sekaligus mencegah terjadinya banjir pada saat musim penghujan serta kekeringan di musim kemarau.

Tarumanegara disebutkan dalam berita yang disampaikan orang Cina (Fa Hien) yang pernah singgah di kerajaan ini. Dalam pemberitaan itu, Tarumanegara dituliskan dengan nama…………………………………..13)

Kota……………………… 14) disebut-sebut sebagai pusat kerajaan Tarumanegara dan tepi sungai……………………….. 15) juga dipercaya menjadi saksi kejayaan kerajaan bercorak Hindu ini.

SRIWIJAYA

 __________________ 16), Pendeta Budha China, singgah di Sriwijaya.

Candi __________________17) adalah candi yang terkenal di daerah jambi yang merupakan peninggalan kerajaan ini. Kekuasaan Sriwijaya meliputi wilayah _______________________18) Hal ini salah satunya terlihat dari kabar runtuhnya kerajaan ____________________19) di Kamboja. Prasasti __________________20) dan Talang Tuo menyatakan bahwa pusat kerajaan Sriwijaya berada di kota __________________21) di tepi sungai ______________22).

Prasasti lain peninggalan kerajaan ini antara lain__________________23.

Prasasti Nalanda menyatakan bahwa _____________________24 merupakan keturunan raja Mataram Kuno yaitu Samaratungga.

Tahun 1017-1024 M Sriwijaya berperang dengan kerajaan__________________25 selain itu, juga mengalami pertikaian dengan raja Dharmawangsa dari kerajaan Medang.

Memudarnya kekuasaan Sriwijaya juga disebabkan oleh eksepedisi______________26 yang dilancarkan oleh Kertanegara -yang ingin menguasai wilayah Melayu- dari kerajaan __________________27.

MATARAM KUNO

Terdapat 2 pendapat tentang pendiri (raja pertama) kerajaan ini. Versi pertama berpendapat bahwa raja pertama kerajaan ini yaitu Sanna. Versi kedua (berdasarkan prasasti Canggal) menyatakan bahwa raja pertama kerajaan Mataram Kuno yaitu ……………………….28

Lambang kejayaan kerajaan ini berdiri tegak di Magelang, Jawa Tengah. ………………………………29 merupakan candi yang berfungsi sebagai……………………………30 umat Budha. Tokoh yang merancang candi ini yaitu …………………… 31 namanya diabadikan sebagai nama salah satu perguruan tinggi swasta ternama di daerah Depok, Jawa Barat.

……………………………………..32 berupaya menyaingi kemegahan candi yang merupakan salah satu dari 7 keajaiban dunia tersebut. Ia mendirikan candi……………………….33) yang juga dikenal dengan nama candi Sewu.

Akibat letusan gunung Merapi (abad ke-10), kerajaan Mataram Kuno terpaksa hijrah ke Jawa Timur. Pemrakarsa perpindahan ini yaitu………………………………….34 yang kemudian menjadi raja Mataram Kuno Baru yang pertama.

Di akhir berdirinya kerajaan ini, Airlangga -yang berniat menjadi petapa- membagi Mataram Kuno Baru (Medang) menjadi dua, yaitu Jenggala dan ________________35 (Panjalu)

 

KEDIRI

Kerajaan Jenggala kurang populer dalam kancah politik. Para ahli kesulitan untuk menemukan berita mengenai kerajaan pecahan Mataram Kuno ini dikarenakan belum ditemukannya prasasti/peninggalan sejarah lainnya.

Kerajaan Kediri diduga berhasil menaklukkan Jenggala. Kediri yang beribukota di Daha. Raja kerajaan Kediri yang membawa Kediri pada puncak kejayaan yaitu______________36  Ia terkenal dengan ramalan yang diberi nama sesuai namanya.

Raja terakhir Kediri yaitu_________________37 mengalami perselisihan dengan kaum Brahmana dikarenakan ia mengurangi hak golongan pemuka agama Hindu ini.

Setelah ditaklukkan oleh Ken Arok, Kediri menjadi bagian dari kerajaan ______________38

Prasasti Kudadu menyebutkan bahwa Jayakatwang berhasil merebut kekuasaan Singosari dan kembali mendirikan Kediri sebelum akhirnya dihancurkan lagi oleh tentara dari kerajaan Mongol yang bekerjasama dengan Raden Wijaya.

SINGOSARI

Kitab Pararaton menceritakan sejarah pendirian kerajaan ‘berdarah’ ini. Dikisahkan bahwa sejak muda Ken Arok memang memiliki kepribadian dan perilaku yang tidak terpuji. Ia seringkali mengambil yang bukan haknya juga melakukan beragam hal yang tercela lainnya (mencuri,  dll).

Ken Arok memiliki ambisi yang besar. Untuk memenuhi ambisi tersebut, Ken Arok memiliki keinginan untuk memiliki keris pusaka. Ia meminta seorang mpu untuk membuat keris untuknya.

Sebelum keris pesanannya selesai, Ken Arok merebut keris tersebut dari tangan Mpu ____________39. Ia membunuhnya. Keris tersebut pada akhirnya membawa malapetaka bagi Ken Arok  dan keturunannya.

Perilaku keji Ken Arok berlanjut dengan pembunuhan yang ia lakukan terhadap bupati Tumapel yaitu _______________________40. Ia pun merebut _______________41 dan menjadikannya istrinya.

Setelah mengalahkan Kertajaya, raja kerajaan ____________42, Ken Arok mendirikan kerajaannya. 5 tahun berkuasa, anak dari bupati Tumapel yang dibunuhnya, mengambil tindakan. __________________43 memerintahkan suruhannya untuk membunuh Ken Arok. Ia yang selanjutnya berkuasa dibunuh oleh keturunan Ken Arok (dari Ken Umang) yang bernama____________________44.

Dendam berdarah di kerajaan -yang berpusat di kota Malang, provinsi ___________________45 -ini belum selesai. Raja berikutnya ini kemudian dibunuh oleh Ranggawuni. Ranggawuni yang kemudian menjadi raja menurunkan raja ‘terbesar’ sekaligus terakhir yaitu ___________________46 yang pada akhirnya dibunuh oleh Jayakatwang sebagai pembalasan dendamnya atas kekalahan leluhurnya, Kertajaya. Jayakatwang kembali mendirikan kerajaan Kediri.

MAJAPAHIT

Hancurnya kerajaan _______________47 (akhir abad ke-13 M) menjadi awal berdirinya kerajaan Majapahit. Nama kerajaan ini diambil dari ditemukannya buah __________48 yang memiliki rasa pahit.

Berdirinya kerajaan ini atas keberanian _________________49 yang meminta bantua Arya Wiraraja untuk bekerjasama dengan tentara Mongol dalam menghalahkan Jayakatwang yang tengah berkuasa di kerajaan Kediri (setelah mengalahkan Singosari).

Raja pertama yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana digantikan oleh anaknya yaitu________________50. Pada masa pemerintahan putranya ini, Majapahit mengalami banyak pemberontakan dikarenakan gaya pemerintahan yang semena-mena dan perilaku raja yang tidak disenangi oleh para pengikutnya. Di antara yang memberontak yaitu punggawa kerajaan yang bernama________________51 dan Rasemi.

Karena tidak memilki keturunan, maka yang memerintah Majapahit berikutnya adalah adik perempuannya, yaitu________________________52.  Ratu ini menurunkan raja yang membawa Majapahit pada puncak kejayaan. Keturunan Tribuwana Tunggadewi ini bernama____________________53. Ia didampingi oleh Mahapatih______________________54 yang mengikrarkan Sumpah_______________ sebagai janji tidak bersenang-senang sebelum berhasil menyatukan nusantara.

Setelah Hayam Wuruk wafat, terjadi perebutan kekuasaan antara menantu dan anaknya dari selir, yaitu  _____________________55 dan ________________________ 56

Pertumpahan darah ini dikenal dengan sebutan perang _______________________57

Perjalanan kerajaan Majapahit di antaranya tercantum dalam kitab ___________________58 karya Mpu Prapanca dan Kitab Sutasoma (yang memuat semboyan Indonesia saat ini, yaitu ______________________________59 Ika) karya Mpu ) ______________________60.

Pembelajaran IPS Terpadu – Sejarah Kerajaan Hindu-Budha Nusantara : “Inilah PRASASTI Kami..”


Judul posting ini terinspirasi dari pernyataan salah satu siswa saya di akhir deskripsi prasastinya. Ilyas menuliskan “Inilah Prasastiku”

===

Bicara kerajaan.. bercorak Hindu-Budha

Ingat prasasti di sana..

=

Mulai dari Nalanda,  Sriwijaya digdaya

sampai Yupa dari Kutai

=

Ada Ciaruteun – Tarumanegara

Prasasti Mataram yang namanya Canggal

Prasasti Kudadu, o.. dari Kediri…..

=

(Teringat lagu gubahan salah satu siswa saya  dari Bali yang menggubah lagu Wali, “Jodi”

-ini saya gubah dari lagu yang sama-)

Alhamdulillah.. Hari ini saya mendapat kesempatan dan koneksi (akses internet) yang cukup baik. Jadilah saya mencoba berbagi tentang bagian sejarah hidup bersama siswa SMART Ekselensia Indonesia (Kelas VII, angkatan 8).

===

Belajar tentang sejarah kerajaan Hindu Budha terasa cukup menguras energi.

Menelusuri jejak sejarah nusantara di waktu lalu membawa saya pada sebuah pemikiran untuk menghadirkan nuansa kerajaan melalui pengalaman kecil bersama siswa-siswa hebat saya.

Tadinya saya berpikir untuk memiliki produk berupa model (tiruan) dari peninggalaan sejarah kerajaan nusantara (sesuai aslinya).

Mmm……. Setelah mempertimbangkan waktu dan sumber daya, (wah.. perlu persiapan lebih ni.. dari segi dana (alat dan bahan), waktu, sumber (referensi), dll),

Akhirnya saya terpikir untuk mengajak siswa-siswa saya untuk merasakan sedikit pengalaman berada dalam sebuah kerajaan dan memiliki kesempatan untuk membuat monumen yang menceritakan….

===

Hari sebelumnya saya meminta siswa-siswa saya untuk menerka apakah hubungan antara:

Tepung terigu, garam, air, minyak goreng, api dan kompor DENGAN Kerajaan Hindu-Budha Nusantara.

kata kuncinya: “kreativitas”

Kertas kecil yang saya berikan untuk menulis jawaban berisi beraneka ide dan keunikan, berikut ini beberapa di antaranya:

“Membuat makanan secara tradisional dengan corak Hindu-Budha”  (M. Fatih Daffa)

“Dulu waktu Hayam Wuruk dan Gajah Mada lapar, sama Mpu Tantular dibuatin kue.  Hayam Wuruk dan Gajah Mada kenyang dan Gajah Mada mempunyai energi untuk melawan musuh, sehingga Majapahit dapat menguasai nusantara.” (Renald Maulana Fadli)

Air = Sungai Citarum, Terigu = kerajaan,Minyak campur air = seperti suara pertempuran (perang), Kompor = tempat terjadinya perang” (Cecep Muhammad Saepul Islam)

“Mengalirnya Mahaguru Hindu-Budha akibat ledakan penduduk”* (Tedi Maulanazri)

Ket :

*sebelumnya kami belajar tentang “Kependudukan”

==

Alur ceritanya saya acak ya..

Setelah menyiapkan bahan pembuatan prasasti alias menguleni adonan tepung, setiap siswa bersiap membuat prasasti ‘ala-nya masing-masing..

Prasastiku.......

Sambil menyempurnakan adonan, sambil mikir..   :)

===

Nah.. Ini nih hasil karya kelas VIIB.. (Selasa pagi)

Ini Prasastiku - M. Takhsinul Qulub

Inilah Prasastiku "Prasasti Sambas" - Muhammad Azmy

Inilah Prasastiku "Prasasti Kepala Gajah" - Arief Yoga Pratama

Inilah Prasasti Kami - "Prasasti Tugu Perahu" Andrian Eka Wijaya, "Prasasti belum jadi" Wildan Khoirul Anam, "Prasasti Bersusun" Fahrul Hilman

Inilah Prasastiku "Prasasti Bahagia" - M. Ihda Al-Husnayain

Inilah Prasasti Kami - Andrian Eka Wijaya "Prasasti Tugu Perahu", Afdhal Firman "Prasasti Tong Ayie", Tedi Maulanazri "Prasasti Bunga Matahari" (kiri ke kanan)

Inilah Prasasti Kami - Nengah Affan Riadi "Prasasti Bali", Wildan Khoirul Anam "Prasasti 'Something'", Cecep Muhammad Saepul Islam "Prasasti Ular Batu" (kiri ke kanan)

Inilah Prasastiku "Prasasti Melingkar" - Muhibbuddin

=

Inilah Prasastiku - Abdul Rajab "Prasasti Lilitan"

=

Inilah Prasasti Kami - Kabul Hidayatullah "Prasasti Bimosakti", Agni Ardi Rein Prasetyo "Prasasti... " (namanya apa ya, Rein?? :) maaf, ketutup namanya, Rein.. )

=

Karya kelas VIIA.. Ini niiichh.. (Selasa siang)

Inilah Prasastiku "Prasasti Howiser" - Muhammad Sayyid Nur

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Kapal Thasand Sunny" - Farid Ilham Mudin

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Cinanange" - Nanang Rohmatullah

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Gajah Duduk" - Ilyas Fatkhurrahman Mukhlisina Al-latief

==

Inilah Prasasti Kami - Renald Maulana Fadli, Muhammad Wahyudin Nur "Prasasti Batu Kali"

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Amanah Quba" - Alfian Ma'ruf Anshori

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Buitenzorg" - Faisal Abdullah

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Minang Kabau" - Afdal Kurnia

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Kura Belang" - Muhammad Fatih Daffa

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Safinatussalam" - Wayan Muhammad Yusuf

=

Inilah Prasastiku - Sutrisno

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Ablakan" - Doni Septian

=

Inilah Prasastiku - Ade Putra Tri Prima

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Ikan Terbang" - Choiri Abdillah

=

Selasa itu, kami bersiap di Laboratorium dan berhadapan dengan bahan-bahan yang telah disiapkan.

Sebelum mulai, kami sedikit membahas tentang jenis peninggalan kerajaan, perbedaan bentuk antara kerajaan Hindu-Budha dan fungsinya.

(duh, bersambung lagi d..)

Ba’da istirahat siang.. lanjutin ya..

===

Nah.. Setelah selesai.. Sudah difoto…

Maka…

Prasasti Kami... DigoreNG"""

===

Digoreng sampai GariiinNG..."""""

Terus… yaa… dimaem deh…!!  :) 

===

Alhamdulillah..

Finally.. Jum’at, 6 April 2012 bisa upload foto siswa-siswa saya, Sang ‘Pemahat’ Prasasti.. :)

Thanks 2 my lovely brother, Mas Avionic.. :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 283 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: