Posts Tagged ‘yupa’

Pembelajaran IPS Terpadu – Sejarah Kerajaan Hindu-Budha Nusantara : “Inilah PRASASTI Kami..”


Judul posting ini terinspirasi dari pernyataan salah satu siswa saya di akhir deskripsi prasastinya. Ilyas menuliskan “Inilah Prasastiku”

===

Bicara kerajaan.. bercorak Hindu-Budha

Ingat prasasti di sana..

=

Mulai dari Nalanda,  Sriwijaya digdaya

sampai Yupa dari Kutai

=

Ada Ciaruteun – Tarumanegara

Prasasti Mataram yang namanya Canggal

Prasasti Kudadu, o.. dari Kediri…..

=

(Teringat lagu gubahan salah satu siswa saya  dari Bali yang menggubah lagu Wali, “Jodi”

-ini saya gubah dari lagu yang sama-)

Alhamdulillah.. Hari ini saya mendapat kesempatan dan koneksi (akses internet) yang cukup baik. Jadilah saya mencoba berbagi tentang bagian sejarah hidup bersama siswa SMART Ekselensia Indonesia (Kelas VII, angkatan 8).

===

Belajar tentang sejarah kerajaan Hindu Budha terasa cukup menguras energi.

Menelusuri jejak sejarah nusantara di waktu lalu membawa saya pada sebuah pemikiran untuk menghadirkan nuansa kerajaan melalui pengalaman kecil bersama siswa-siswa hebat saya.

Tadinya saya berpikir untuk memiliki produk berupa model (tiruan) dari peninggalaan sejarah kerajaan nusantara (sesuai aslinya).

Mmm……. Setelah mempertimbangkan waktu dan sumber daya, (wah.. perlu persiapan lebih ni.. dari segi dana (alat dan bahan), waktu, sumber (referensi), dll),

Akhirnya saya terpikir untuk mengajak siswa-siswa saya untuk merasakan sedikit pengalaman berada dalam sebuah kerajaan dan memiliki kesempatan untuk membuat monumen yang menceritakan….

===

Hari sebelumnya saya meminta siswa-siswa saya untuk menerka apakah hubungan antara:

Tepung terigu, garam, air, minyak goreng, api dan kompor DENGAN Kerajaan Hindu-Budha Nusantara.

kata kuncinya: “kreativitas”

Kertas kecil yang saya berikan untuk menulis jawaban berisi beraneka ide dan keunikan, berikut ini beberapa di antaranya:

“Membuat makanan secara tradisional dengan corak Hindu-Budha”  (M. Fatih Daffa)

“Dulu waktu Hayam Wuruk dan Gajah Mada lapar, sama Mpu Tantular dibuatin kue.  Hayam Wuruk dan Gajah Mada kenyang dan Gajah Mada mempunyai energi untuk melawan musuh, sehingga Majapahit dapat menguasai nusantara.” (Renald Maulana Fadli)

Air = Sungai Citarum, Terigu = kerajaan,Minyak campur air = seperti suara pertempuran (perang), Kompor = tempat terjadinya perang” (Cecep Muhammad Saepul Islam)

“Mengalirnya Mahaguru Hindu-Budha akibat ledakan penduduk”* (Tedi Maulanazri)

Ket :

*sebelumnya kami belajar tentang “Kependudukan”

==

Alur ceritanya saya acak ya..

Setelah menyiapkan bahan pembuatan prasasti alias menguleni adonan tepung, setiap siswa bersiap membuat prasasti ‘ala-nya masing-masing..

Prasastiku.......

Sambil menyempurnakan adonan, sambil mikir..   :)

===

Nah.. Ini nih hasil karya kelas VIIB.. (Selasa pagi)

Ini Prasastiku - M. Takhsinul Qulub

Inilah Prasastiku "Prasasti Sambas" - Muhammad Azmy

Inilah Prasastiku "Prasasti Kepala Gajah" - Arief Yoga Pratama

Inilah Prasasti Kami - "Prasasti Tugu Perahu" Andrian Eka Wijaya, "Prasasti belum jadi" Wildan Khoirul Anam, "Prasasti Bersusun" Fahrul Hilman

Inilah Prasastiku "Prasasti Bahagia" - M. Ihda Al-Husnayain

Inilah Prasasti Kami - Andrian Eka Wijaya "Prasasti Tugu Perahu", Afdhal Firman "Prasasti Tong Ayie", Tedi Maulanazri "Prasasti Bunga Matahari" (kiri ke kanan)

Inilah Prasasti Kami - Nengah Affan Riadi "Prasasti Bali", Wildan Khoirul Anam "Prasasti 'Something'", Cecep Muhammad Saepul Islam "Prasasti Ular Batu" (kiri ke kanan)

Inilah Prasastiku "Prasasti Melingkar" - Muhibbuddin

=

Inilah Prasastiku - Abdul Rajab "Prasasti Lilitan"

=

Inilah Prasasti Kami - Kabul Hidayatullah "Prasasti Bimosakti", Agni Ardi Rein Prasetyo "Prasasti... " (namanya apa ya, Rein?? :) maaf, ketutup namanya, Rein.. )

=

Karya kelas VIIA.. Ini niiichh.. (Selasa siang)

Inilah Prasastiku "Prasasti Howiser" - Muhammad Sayyid Nur

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Kapal Thasand Sunny" - Farid Ilham Mudin

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Cinanange" - Nanang Rohmatullah

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Gajah Duduk" - Ilyas Fatkhurrahman Mukhlisina Al-latief

==

Inilah Prasasti Kami - Renald Maulana Fadli, Muhammad Wahyudin Nur "Prasasti Batu Kali"

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Amanah Quba" - Alfian Ma'ruf Anshori

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Buitenzorg" - Faisal Abdullah

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Minang Kabau" - Afdal Kurnia

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Kura Belang" - Muhammad Fatih Daffa

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Safinatussalam" - Wayan Muhammad Yusuf

=

Inilah Prasastiku - Sutrisno

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Ablakan" - Doni Septian

=

Inilah Prasastiku - Ade Putra Tri Prima

=

Inilah Prasastiku "Prasasti Ikan Terbang" - Choiri Abdillah

=

Selasa itu, kami bersiap di Laboratorium dan berhadapan dengan bahan-bahan yang telah disiapkan.

Sebelum mulai, kami sedikit membahas tentang jenis peninggalan kerajaan, perbedaan bentuk antara kerajaan Hindu-Budha dan fungsinya.

(duh, bersambung lagi d..)

Ba’da istirahat siang.. lanjutin ya..

===

Nah.. Setelah selesai.. Sudah difoto…

Maka…

Prasasti Kami... DigoreNG"""

===

Digoreng sampai GariiinNG..."""""

Terus… yaa… dimaem deh…!!  :) 

===

Alhamdulillah..

Finally.. Jum’at, 6 April 2012 bisa upload foto siswa-siswa saya, Sang ‘Pemahat’ Prasasti.. :)

Thanks 2 my lovely brother, Mas Avionic.. :)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 283 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: