Belajar PKn “Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat”


Jum’at kemarin -bertepatan dengan hari ‘bank2an’ alias praktik perbankan kelas VIII- siswa kelas VII ikutan praktik juga. 

Bukan praktik bank, tapi mencoba menyampaikan pendapat berupa saran, pertanyaan atau kritik kepada ustdz/zh (guru) atau pun kepada kakak kelas.
Rombongan (kelompok) berpencar mencari ‘korban’. Setiap kelompok (pasangan) dibekali Rubrik Penilaian yang nantinya akan diisi oleh sang ‘objek penderita’.

Ya, nda menderita pada pengertian sesungguhnya sih.. beberapa memang menyampaikan hal-hal yang cukup unik dan agak tidak terduga.

Agar lebih jelas, berikut kronologi KBMK (Kegiatan Belajar Mengajar Kami) hari itu:
1. guru membawa plastik transparan (oleh-oleh dari toko fotokopi) berisi kertas-kertas
2. setelah berdoa, guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar lebih cepat (bergegas), setelah pendahuluan, pemaparan, tugas ke luar, siswa yang telah selesai dipersilakan berkunjung ke praktik lembaga keuangan di kelas sosial
3. guru menanyakan apakah pernah ada guru yang tiba-tiba mengatakan: “Masukkan buku cetak, buku tulis, fotokopi, dan lain-lain! Siapkan alat tulis! Hari ini kita ulangan!”
Saya bertanya lagi, “Kemudian bagaimana reaksimu?”

Siswa menjawab berbarengan dengan beragam argumen dan ekspresi tubuh+wajah.

“Siapa yang berani menangkat tangan dan coba sampaikan bagaimana pendapatnya pada saat menghadapi kondisi tersebut?”, saya meminta siswa memberanikan diri.
Akhirnya ada beberapa siswa yang berani mengangkat tangan dan menyampaikan respon/pendapat yang disampaikan kepada gurunya.

Ini beberapa dari jawaban siswa:
“Belum dikasi tau, Pak/Bu”,
“Belum siap”,
“Kasih waktu belajar dulu”,
“besok atau minggu depan aja, Pak/Bu..”
Selain berbentuk lobi atau pengunduran waktu, ada juga yang santai (atau pasrah ya?) atau bahkan terkesan sedikit ‘menantang’:
“Ya udah langsung aja, Pak/Bu”
“Langsung saja. Diundur atau tidak, nanti hasilnya juga sama..”

3. Guru mengajak berdiskusi singkat tentang bagaimana seseorang atau sekelompok orang menyampaikan ketidaksetujuan tentang suatu hal kepada seseorang atau beberapa orang atau pun kepada lembaga tertentu (pemerintahan, pemilik perusahaan, dll)

4. Guru bertanya dan menambahkan bahasan tentang Kemerdekaan Mengemukakan Pendapat yang merupakan salah satu Hak Asasi Manusia. Berlanjut pada pembahasan tentang jenis/cara mengemukakan pendapat (secara lisan dan atau tulisan) disertai beberapa contohnya.

5. Guru menantang siswa untuk mencoba mengemukakan pendapatnya secara langsung. Guru menjelaskan bahwa secara berkelompok (2 orang/klpk), siswa akan menemui seorang guru/kakak kelas dan menyampaikan pendapatnya berupa saran, kritik atau pertanyaan.
Guru memberikan beberapa contoh dan menjelaskan kriteria penilaian yang terdapat di dalam Rubrik Penilaian.

6. Siswa berangkat, berpencar bersama kelompok masing-masing mencari ‘mangsa’. Dengan bekal Rubrik Penilaian, menjalankan misi yang diberikan.

7. guru menanti di koridor depan kelas. Kelompok yang sudah selesai segera melaporkan pelaksanaan misinya. Oya, sebelumnya Rubrik Penilaian sudah diserahkan kepada guru. Guru mewawancara pelapor sambil menyimak hasil penilaian di tangan yang telah diisi serta ditandatangani ustdz/zh atau kakak kelas yang bersangkutan.

Berikut, krikeria penilaiannya:

  1. Mengucapkan salam,
  2. Memperkenalkan diri dengan sopan dan jelas,
  3. Mengutarakan maksud bertemu,
  4. Menyampaikan pesan dengan jelas (mudah dipahami),
  5. Menyampaikan pesan dengan serius,
  6. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar,
  7. Menutup perjumpaan dengan salam dan berterima kasih,
  8. Berpenampilan rapi

(bersambung..

2 responses to this post.

  1. Posted by nengah s on 13 Juli 2011 at 11:02

    kuereeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeennnnnnnnnnnnn

    Suka

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: