Kami dan Global Warming – Oleh: M. Zulkifli (Medan)


Global warming adalah meningkatnya suhu permukaan bumi. Di bumi ini, sudah banyak terjadi global warming. Peristiwa dapat terjadi karena:
meningkatnya temperatur rata-rata pada permukaan bumi
meningkatnya temperatur pada air laut, dan
meningkatnya temperatur pada daratan.

Dulu, di sebuah desa terpencil yang terletak di pedalaman, ada seorang anak yang sering bermain dengan teman-temannya di pinggir laut. Bocah itu bernama Gilang. Ia bersekolah di SDN 405. Suatu hari, di sekolahnya di pelajaran IPS, bocah itu sedang mempelajari tentang masalah GLOBAL WARMING.

Ia memang siswa yang bodoh, tapi ia ingin menjadi lebih hebat dan lebih pintar dar teman-temannya. Ia berjanji, suatu saat nanti ia pasti bisa menepati semua keinginannya. Tekadnya sudah sangat bulat seperti air yang melubangi batu-batuan.

Setiap hari ia belajar, belajar danbelajar tentang masalah-masalah yang ada di bumi ini. Sampai-sampai sekarang ia telah berubah dari sebelumnya. Baginya sesuatu bisadicapai kalau engkau bersungguh-sungguh. Bocah ini akhirnya kembali bersekolah karena selama 1 tahun ia tidak bersekolah. Ia berbeda 1 kelas dengan temannya, padahal, ia sekarang seharusnya sudah kelas 1SMP. Tapi, karena tekadnya, ia rela harus turun 1 kelas.

Kepandaiannya sekarang bisa melebihi kepandaian seorang guru.
Suatu saat, guru itu memberikan penjelasan tentang masalah global warming. Dulu sewaktu ia di kelas 6, ia sangat membenci masalah itu. Tapi, sekarang ia menjadi sukarelawan. Ia maju ke depan kelas dan menjelaskannya:
“Global warming adalah sebuah peristiwa yang menyebabkan temperatur bumi semakin meningkat. Karena suhu di bumi ini semakin meningkat, mungkin kita bisa memakai efekrumah kaca. Efek rumah kaca yaitu gas yang memiliki sifat menyerap panas seperti CO2 (kabon dioksida, CH4 (metana) N2O (Nitrooklsida). Jika dampaknya sudah meningkat 1 derajat celcius maka terumbu karang akan hilang, jika sudah mencapai 6 derajat celcius, maka spesies hewan akan mendapat ancaman kepunahan”, jelasnya.

“Bagaimana cara mengurangi dampaknya, Lang?” tanya gurunya.
“Mungkin, kita bisa melakukan penanaman 1000 pohon, melestarikan hutan atau membentuk efek rumahkaca”, jawabnya. Kau hebat Gilang, kau hebat”. Temannya memberikan tepuk tangan yang meriah untuknya. Hatinya senang, rasa bangga telah mengalir di dalam tubuhnya. Sekarang ia sudah membuktikan pada temannya, bahwa sekarang ia telah bisa menggapai keinginannya.

Ia bertambah dewasa dan menjadi seorang anak yang pintar. Sekarang ia telah menjadi seorang guru IPS (sosial) di kuliahan. (dosen, red). Ia menjelaskan tentang masalah-masalah mendunia.
“Masalah-masalah mendunia itu salah satunya adalah pemanasan global, yang peristiwa itu rasanya pada pagi hari terasa sejuk, sedangkan jika siang suhunya bisa menjadi terik atau bahkan sangat panas. Desa saya itu dulu adalah desa yang sering terjadi peristiwa pemasanasan global. Temperaturnya bisa meningkat rata-rata 0.6 derajat celcius, bahkan bisa lebih tinggi hingga 1,4 –5,8 derajat celcius. Saat ini temperatur bumni rata-rata sekitar 16 derajat celcius.

***
Jelasnya apa saranmu tentang masalah global warming? Saran kami adalah: sebaiknya untuk mengurangi dampak global warming adalah dengan melakukan program efek rumah kaca, penanaman 1000 pohon dan lainnya. Seluruh warga duniaharus ikut serta dalam masalah ini agar dunia bisa menjadi indah dan lestari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: